20 november, 2012

[a special] friends birthday

               Couple days ago, me and buddies just held a surprise birthday party for our girl, Jujuk. First of all I dreamed of making barbeque party in the garden, then I realized that Jujuk, one of my best buddies, had a little cute garden beside her room. And I just considered as well that her birthday came soon So I decided to ask the gang to created a surprise party in her house, it I was so excited eniwei!!. Here we go! We decorated, barbequed, and enjoyed the reunion!
the 'rempong'crew

17 november, 2012

Suatu piknik di Sri Gethuk




jump!
hugging before jumping

the crowd is not over until we leave
dan ini kendaraan kami

12 november, 2012

Sabtu Sore di Colours Resto and Cafe

      Yak sodara-sodara, untuk kali kedua, saya menggunakan voucher dari diskon [dot] [com] buat mencicipi paket steak & soft drink hanya dengan harga 11.500 saja. Penawaraan yang cukup menarik ini tidak saya sia-siakan dengan membeli dua voucher diskon sekaligus, siapa lagi kalau bukan sama mas pacar. Sesampainya di Colours, masih belum ada pengunjung. Nampaknya tempat ini masih baru buka dan kayaknya belum begitu happening, jadah [mungkin] kami pengungjung pertama..kali aja... Saya memesan chicken crispy dan pacar chicken steak original. Ada menu lain yang ditawarkan khusus untuk voucher ini yaitu sandwich, chicken wing paragon, beef steak. Untuk varian beverage disini ada smoothies, dan juice. Untuk kisaran harga makanannya yaitu 15ribu-20ribuan. Untuk steak yang original tidak diberi tambahan saus seperti yang crispy, sausnya sendiri menurutku kurang kental dan kurang citarasanya, kalau original steak punya pacar malah katanya kayak ayam disemur biasa. Standard sih soal rasanya, daaaaaannn cukup syookkk saat mengetahui kalau sayuran yang disajikan yaitu kacang panjang, wortel, dan kembang kol, tidak direbus dan dipotong tebel-tebel. Lu kate kite mau debus, makan batu! =..= 
Rate: 2/5 Dateng kesini lagi? barangkali enggak.


Chicken Crispy Steak, sepintas saya malah kerasa tempe goreng tepung =..=
Original Chicken Steak
ini adalah ekspresi kita saat lagi foto pakai timer dan tiba-tiba waitress-nya datang membawa pesanan kami. Tengsin!


11 november, 2012

Es Dawet Lor Rel Sepur

    Jalan-jalan sore saya kali ini disponsori oleh es dawet rol rel sepur atau utara rel kereta api. Hang out di sore hari bagi saya selalu menakjubkan alias s-p-e-c-t-a-c-u-l-a-r. Bagi saya sore itu selalu sejuk, tidak terlalu dingin seperti pagi dan malam, tidak terlalu panas seperti siang hari :) Sabtu sore, saya, pitung, dan pacar muter-muter keliling Jogja. Saat tidak ada ide mau dibawa kemana arah pemberhentian kami, akhirnya Pacar menyarankan untuk menikmati es dawet di pinggiran rel kereta api di kawasan Pengok. Satu es dawet dihargai 2500 rupiah. Sembari menikmati sore yang ciamik, kami juga sempatkan untuk berfoto dengan si pitung :D Untuk rasa es dawetnya sih cukupan yah ya, nggak terlalu manis dan segerrrr. Kawasan yang tidak terlalu ramai dengan nuansa kolonial yang cukup kental disekitarnya (fyi: di seberangnya ada kompleks perumahan arsitektur kolonial) membuat suasana hati semakin tenang.





Ciiiirrrs!


10 november, 2012

Nostalgia a la Kotagede

     Kali ini saya dan pacar memutuskan untuk nongkrong di sekitar rumah. Karena daerah rumah saya yang hampir masuk kawasan kota satelit atau berada di pinggiran kota mepet perbatasan. kondisi ini mengakibatkan sedikitnya kawasan melting pot atau tempat tongkrongan yang berdiri. Yang saya pernah dengar sih ada lesehan atau semacam tempat nongkrong di kawasan Kotagede. It sounds great, jalan-jalan naik motor pitung si doi sambil merasakan nuansa kota yang jadul kayaknya cucok sekali. Akhirnya sampailah kami di kompleks Makam Raja-raja Kotagede. Disini ada banyak pengunjung yang biasanya mau ziarah di makam raja-raja tersebut, hal ini mengakibatkan banyak yang bermalam di pendopo yang ada di halamn depan kompleks. Mm akhirnya saya memutuskan untuk sejenak minum-minum di sebuah warung yang berdempetan dengan pendopo. Nuansanya oldish banget! Dari suguhan yang disajikan amat tradisional dan merupakan makanan favorit bapak saya: ada jadah tempe, gethuk, rambak, peyek, rengginan, dan juga ada menu nasi ramesnya. Ke-jadulan tempat ini semakin hidup dengan disetelnya tivi di saluran TVRI dan setelah itu sebuah dvd player memainkan campur sarian atau tembang-tembang Jawa. Well done! Malam itu saya lagi ngidam wedang uwuh, tapi sayangnya lagi kosong akhirnya saya putuskan minum wedang jahe. Wedang Jahe in disuguhkan dengan gula jawa dan air hangat, seperti biasa pacar pesan kopi hitam. Untuk 1 jadah, 1 bungkus rengginang, 1 bungkus rambak, kopi dan wedang jahe kami hanya perlu membayar 8ribu rupiah! =)

pitung pacar dan Kotagede :) Totally oldish!

Gethuk dan Jadah
Pendopo


Ciao ciao!

06 november, 2012

Kantin S15: Kafe Depan Rumah

      Alooohaa....Kalau kamu lagi doyan nongkrong, terutama hobi ngopi atau ngeteh atau sekedar pengen ngemil, Kantin S15 bisa jadi pilihan tepat. Kafe yang berada di halaman depan sebuah rumah ini terletak di daerah selatan kota Jogja. Kalau dari Lampu Merah Plengkung Gading, kamu terus jalan ke selatan kemudian perempatan supermarket Maga belok kanan, nah lokasinya 50 meter dari situ, sebelah kiri jalan (sebelah timur Hotel Brongto/SMP Stero). Kafe ini biasa jadi tempat nongkrongnya temen-temen komunitas, yang juga punya relasi dengan si pemilik warung ini. Ada spanduk besar yang tergantung, dan sepertinya menjadi tagline kafe ini: Hari ini... Aku rasa... Kopi Nikmat Sekali. Untuk menunya sendiri ada berbagai kopi: robusta, arabika, Bali Harum, Priangan, Iced Cappucino, kopi susu, ada varian teh juga: Lemon tea, black tea, milk tea, Lemongrass Tea, Rosella Tea, minuman lainnya ada juga seperti es soda koprol, wedang uwuh, dll. Range harga untuk minumannya: 3ribu-8ribuan. Untuk nyamikan atau camilannya sendiri ada roti maryam (kare, madu, keju), roti tortilla, fetuccini, freanch fries,spiced potato, keripik garlic bread, brownies sundae, harganya mulai 2,5-10ribuan.Malam itu saya dan partner pesan lemongrass tea, Bali harum kopi, dan roti maryam keju. Aku baru tau kalau lemongrass tea ini adalah teh pakek daun sereh gitu, sayangnya serehnya nggak kerasa, jadi ya cuma kayak teh baisa gitu. Untuk kopi Bali harumnya?? Juarakk!! Waktu diantarkan pesanan kami, ternyata waiternya bilang mereka sengaja gak pernah ngasih gula alias original biar sesuai selera customer aja. Jadi kita diberikan dua toples kecil yang oenyoe poenya, kayak toples permen jadul gitu, yang isinya gula pasir dan gula jawa serbuk. Tempatnya sendiri cukup cozy, meja kami adalah meja bekas dan hanya disangga oleh dua krat tempat minuman botol, semacam pemaksimalan barang bekas gitu. Untuk roti maryamnya worth it lah ya sesuai harganya, segi rasa sih standarad, kejunya juga cukupan :9



sumber: facebook Kantin S15
Datang kesana lagi? Pastinya! Pengen nyobain menu yang lain, dan ngajakin geng ngges nongkrong kesini!

Cheers!
xoxo 


Hungry Bear: Tongkrongan Kelas Mahasiswa

Oiyoooo..... Kongkow of The Month kembali lagi berkelana menguak segala sudut tempat nongkrong yang yoi punya. Kali ini saya dan partner bertolak ke Hungry Bear, sebuah tempat nongkrong yang menyajikan berbagai beverages bernuansa beruang, snacks, makanan dengan harga kantong mahasiswa, selain nagkringan dan burjoan *ehem*. Tempatnya memang tidak begitu besar, dan cukup kecil kalo dilihat dari pinggir jalan. Ruangannya sendiri ada yang indoor dan outdoor, yang indoor cukup cozy dengan beberapa furniture sofa, furry carpet, lantai kayu, dan beberapa kursi kayu disudut yang lain. Meja kasir dan juga pemesanan terletak berhadapan dengan pintu masuk. Untuk yang merokok bisa menempati ruangan indoor yang juga tidak begitu besar. Range harga untuk minumannya antara 5-10ribuan. Saya bingung nih mau pesen apa, segala menunya pakek embel-embel 'beruang'. Saya ngasal pesen Polar Bear yang ternyata cuma susu vanila gitu (baru ngeh), kemudian kak pacar pesen hot choco bear yang disajikan dengan cangkir dari tanah liat dan gelas kayu. Uniknya minuman kami disajikan dengan tatakan gelas dari anyaman gitu. Untuk makanannya ada pancake dan waffle (10ribuan) toppingnya seharga 500an aja. Ada juga pisanng gapit, bermacam-macam toast, stew and fried noodle dengan bermacam isian. Aku awalnya mau pesen toast, tapi lagi kosong trus saya pesen original fried noodle yang rasanya agak terlalu asin, tapi kata pacar gurihnya pas. Pacar memesan mie rebus dengan isian smoked beef.Untuk mie-nya sendiri range harganya 5ribuan dengan nambah isian seharga 1000 saja, tapi ya tidak begitu banyak sih hehe...

see you there, guys!
xoxo

04 november, 2012

October Review

         Hallo gaisss.... *pasang senyum lebar* Oktober sudah berlalu dan ini artinya November akan datang :))) Terussss?? Terus aku mau nyoba flash back beberapa yang sudah aku perbuat di bulan Oktober nan penuh suci ini. Aku sebenenrnya bukan tipikal orang yang book addicted. Terbukti sampai sekarang masih suka males kalo disuruh baca buku. Tergantung mood sih lebih tepatnya. Nah, di bulan oktober kali ini aku cukup intense baca buku, meskipun bukan buku akademik. Ada empat buku yang akan aku review atau yang udah aku baca selama sebulan ini. Check this out, cyiiinn 

1. The Secret of Platform 13
         Lagi-lagi aku tenggelam dalam lamunanmu dalam petualangan hantu. Buku ini adalah karangan penulis favorit saya, Eva Ibbotson, yang menceritakan tentang rahasia platform 13. Eva Ibbotson hadir lebih dulu sebelum JK Rowling dengan Harry Potter-nya. Karya-karya imajinatifnya menceritakan petualangan para hantu, penyihir, peri, dan makhluk-makhluk aneh lainnya. Stasiun King's Cross, London, yang sudah tidak terpakai ini memiliki sebuah gump atau pintu masuk yang akan menghubungkan London dengan sebuah Pulau dimana banyak makhluk ajaib tinggal disana. Gump ini hanya terbuka setiap sembilan tahun sekali. Banyak makhluk yang bermigrasi ke Pulau untuk menghabiskan sisa hidup mereka. Pulau diperintah oleh seorang raja dan ratu manusia. Masalah muncul ketika bayi sang ratu dibawa pergi keluar gump oleh si kembar tiga dan diculik oleh seorang ibu konglomerat yang tidak memiliki anak. Usaha pencarian pun dimulai. Pada sembilan tahun berikutnya saat gump mulai terbuka lagi, raja mengerahkan tim untuk mencari keberadaan anak mereka untuk segera dibawa pulang. 
Rate: 3.5/5


2. The 'O' Project
         Buku ini adalah sebuah project yang dilakuakn Firlina Purwanti tentang pengalaman orgasme para perempuan. Selama ini isu seksual masih tabu untuk didiskusikan terlebih bagi kaum perempuan. Penulis mencoba untuk membongkar ketabuan tersebut dengan mengusung pengalaman orgasme para perempuan yang juga menghadirkan beragam cerita, seperti sunat perempuan, sex toys, safe sex, dan poligami. Penulis melakukan interview dengan perempuan dari berbagai latar belakang seperti perempuan pekerja seks, perempuan lesbian, maupun aktivist perempuans sendiri. Bukunya sendiri cukup menarik bagi aku dan partner. Selain tema yang diusung cukup berani, buku ini coba membongkar sosok perempuan yang berbeda dengan gambaran masyarakat umumnya: 'perempuan baik-baik adalah perempuan yang malu untuk berbicara soal seks', 'perempuan tidak punya hak untuk mendapatkan kepuasan seksual', dan sebagainya. Buku ini menjadi bacaan wajib bagi kalian yang cukup aware dengan isu perempuan, menurut saya. 
Rate: 4/5


3. The Prince and The Pauper
        Ini adalah salah satu dongeng Mark Twain yang cukup membuat saya sibuk berhari-hari mengimajinasikannya. Bercerita tentang perjalanan seorang raja kecil yang bertukar peran dengan anak miskin secara tidak sengaja. Awalnya raja kecil bernama Edward, ini menyelamatkan seorang anak miskin, Tom Canty, dari pukulan prajuritnya di kerajaan. Mereka pun berinisiatif untuk saling bertukar pakaian. Namun raja lupa untuk melepaskan kostum si anak miskin saat kembali pada prajurit untuk menghukumnya. Karena kemiripannya, warga kerajaan kemudian mengusir raja yang kini telah berubah penampilan layaknya orang miskin ini. Kisah petualangan pun dimulai. Tom Canty yang memiliki ayah dan nenek yang kejam dan suka menyiksa, membuat Edward selalu melarikan diri hingga bertemu dengan salah seorang bangsawan yang juga 'terbuang'. Tom yang kemudian menjadi raja ini mulai menuai masalah, dirinya dianggap menderita penyakit jiwa sehingga kerajaan merahasiakn hal tersebut. Masalah mulai muncul ketika Raja Henry VIII, ayah Edward meninggal dirinya harus naik tahta untuk menggantikan kedudukan raja berikutnya. Dongeng yang kini menjadi legenda rakyat Inggris ini banyak memberikan pesan moral bagi anak-anak dan telah di buat filmnya beberapa kali.
Rate: 4/5


4. 50 years of Silence
           Buku ini merupakan kisah nyata seorang Jan-Ruff O'Herne yang menjadi korban kejahatan Perang Dunia II. Jan adalah seorang perempuan Belanda yang lahir dan besar di Dutch East Indies, atau Hindia Belanda. Dia bersama keluarganya tinggal di Tjepiring, Jawa Tengah. Masalah muncul ketika Jawa mulai diduduki oleh Jepang. Ternyata selain perempuan pribumi yang dijadikan Jugun ianfu atau comfort women atau budak seks para prajurit Jepang, banyak perempuan Belanda yang juga menjadi korbannya. Jan salah satunya. Di usianya yang masih belia, Jan dipaksa menjadi comfort women, dimana sebelumnya keluarga mereka harus tinggal di kamp penjara anak-anak dan perempuan di Ambarawa. Jan menceritakan bagaimana ia terpisah dengan ayahnya dan harus menjalani hari-hari berat bagai di neraka. Dari Ambarawa Jan bersama  sembilan gadis belia lainnya ke Semarang untuk mejadi budak seks tentara Jepang. Penderitaan terus menerus ia rasakan hingga akhirnya Jepang menyerah pada sekutu dan keluarga mereka bersatu kembali. Selama limapuluh tahun Jan merahasiakan kisahnya karena trauma dan rasa malu yang ia rasakan pascaperang. Hingga pada suatu hari Jan melihat tayangan si televisi seorang comfort women dari Korea yang juga menjadi korban kejahatan perang. Ia mulai tergerak untuk membongkar kisahnya dan menyuarakan kebenaran. Perjuangannya untuk menyuarakan hak perempuan korban kejahatan perang dan menuntut permohonan maaf pemerintah Jepang menuai berbagai dukungan dan penghargaan. Buku ini dapat menjadi referensi bagi sejarawan yang tertarik dengan kehidupan orang-orang Eropa di Hindia Belanda meskipun dari perspektif Neerlando-sentris.
Rate: 3/5

Enjoy reading and tell yours!

xoxo