21 mei, 2012

when my dream comes so soon

Halooohaaa sodaraku sebangsa tanah dan air :DDD

          Sangat senang sekali akuuh hari ini bisa memposting cerita yang amat menguras tenaga, air mata, dan bak mandi #abaikan Hmm... sangat ingin sekali membuat postingan sebenarnya tiap kali bukak blog... tapi selalu dan selaluuu malas nuliss! damn! Sebenarnya nihhh ya masih banyak catatan perjalanan yang jadi PR! Terutama the special one...tere tenggg terenggg.... Laporan jalan-jalan saya keluar negeri!!! HEHEHHEE *sombonnngg boyehhh yaachh* 


       Akuuuuhhh udah ke luar negeriiii Maaaakkk!!!! Jadi alhamdulillah wasyukurilaahhh... Tantri Swastika dapat kesempatan ikutan Dutch Summer Course yang diadain sama Cnavt dan dikerjasamai atau dijembatani oleh Erasmus huis, (thanks banget buat Karta Pustaka, tempat akuhhh menuntut kursus) Tahun lalu, tepatnya bulan Juli aku mewakili Jogja dan Indonesia bersama enam lima teman lainnya berangkat ke Belanda, tepatnya di Utrecht buat ikutan Dutch Summer Course yang berlangsung selama lebih kurang tiga minggu... Tentunya pakek tes dan wawancara nih buat bisa lolos di event ini...Thanks God for this chance! Even though I thought that this dream came so soooon! Nggak bakal nyangka kalo kesempatan alias mimpi ini datang begitu cepat! Belanda emang jadi negeri impian yg bakal dikunjungi temen, begitu juga akuhhh...tapi aku nggak nyangka kalo bakal kesana secepat ini, I thought I would go there three or five years later... by scholarship for sure ;p hehhee... nanti akuhh akan tulis dalam beberapa bagian cerita sehingga semuanya bisa terpaparkan dengan gamblang dan blak-blakan *camera zoom in zoom out*
         Well well well... di bagian ini akan akuhh ceritakan dari persiapan hingga perjalanan berangkat menuju Holland hingga apa yang kami lakukan setibanya disana. Lets begin!
         Sebetulnya 3 bulanan sebelum keberangkatan seleksi dan hasil peserta summer course diumumkan. Kupikir waktu keberangkatan masih lama, jadi aku belum begitu mempersiapkan apa yg semestinya mau aku bawa. Tapiiiiii I was so excited at that moment, jadi aku mulai merencanakan perjalananku selama di sana jika kursis usai (fyi: kursus berlangsung selama 2mingguan, sisanya 1minggu adalah waktu free buat kemana terserah, ini berdasarkan tiket PP yang ditawarkan dan masa berlaku visa, yaitu 3mingguan kita disana) Udah pinjem buku2 perjalanan murah ke Eropa lah, nanya ke sana-sini sama orang2 yang udah pernah kesana. Naaaahhh tiba waktunya seminggu sebelum hari H, dan itu aku justru disibukkan dengan kegiatan lainnya. Alhasil aku cuma punya dua hari persiapan sebelum hari H buat beli ini itu...dan paraaahhhnya..aku emang rencana beli kamera dan itu malah aku lakukan H-1, -_____- paraaahhhnyaaa lagiiiii malem sebelum besokannya berangkat ke Jakarta (buat ambil uang saku di ETC) aku baru inget kalo aku belum nukerin Euro!!! Goddamn! Aku guobolok betttt! Akhirnya dan untungnya ada pak ojek baik hati lengganan ibu2 di ETC nganterin aku ke money changer di daerah Tebet huuuuhhh!
(ki-ka): Riswan (Makassar), Kak Magdalena (ETC, Jakarta), Akooh, Mutia-Anne-Kristin (UI)

        Kami berangkat dari Bandara sekitar pukul enam sore kemudian kami transit di Kuala Lumpur sekitar setengah jam. Penerbangan Jakarta-KL-Amsterdam lebih kurang empat belas jam. Untungnyaaa akibat asupan gizi dan entertainment tools yang ciamik di pesawat nggak bikin mati gaya! I heart technology! x))) Kami menggunakan maskapai penerbangan milik Belanda, yaitu KLM. sesampainya di Schiphol, Amsterdam jam lima pagi. Tidak begitu sulit menerobos interogasi petugas imigrasi disana. Cuaca diluar grimis sehingga niat kami untuk foto di depan airport yang fenomenal itu terpaksa dibatalkan. Saat menunggu Mutia dan Anne di wc, kami sempat disapa oleh petugas bandara yg sedang berkeliling dengan bahasa Indonesia! Ternyata doi adalah orang Indonesia bro! dia mengingatkan agar terus waspada terhadap copet yang berkeliaran di bandara :) Dari Schiphol kami naik kereta menuju Stasiun Utrecht untuk kemudian bertemu dengan rombongan kursis lainnya pukul sepuluh pagi!
Utrecht Station
    Sesampainya di Utercht kami betul mengalami apa yang dinamakan kultur syiook -__- Kami yg baru aja nyampe di tempat asing penuh alien ini terlihat bingung sekaligus pahpoh. Kami sempat keluar stasiun untuk mencari rombongan barangkali sudah ada, namun cuaca grimis dan berangin sungguh menyakitkan sekali, akhirnya kami memutuskan stay didalam stasiun. Kami sempatkan mencari simcard dan menelepon keluarga di rumah untuk sekedar menyampaikan kabar bahwa kami sampai di Belanda dengan selamat :)
 
Belanda merupakan negara yg cukup aware dengan info cuaca

          Pukul Sepuluh kami telah bertemu dengan guru dan rombongan siswa kursus lainnya. Kami dijemput dengan bus menuju Woudschoten! Tempat dimana penuh kenangan dan salah satu tempat ternyaman selain rumahku! x)) Sesampainya disana kami registrasi ulang, mendapatkan informasi panduan selama kursus berlangsung, tas peserta dan beberapa peta kota yang akan kami kunjungi selama kursus nanti! Pembagian Kamar juga di informasikan disitu, aku sekamar dengan Tania, seorang peserta dari Ukraina.
this is my claaasss ^o^

             Agenda pertama yaitu pembukaan, setelah itu kami di tes ulang untuk menentukan di kelas mana kami harus stay. Aku masuk ke niveau 2, atau level 2 dari total 9 level (yang tertinggievel 9). Kelas berlangsung selama lima hari, tiap weekend kami ada kunjungan ke museum atau tempat lainnya. Dalam sehari kami wajib mengikuti kelas di level kami dari pukul setengah 9 hingga pukul 11, dilanjutkan dengan kelas pilihan dua kali, ada kelas menyanyi, actualiteiten (berita aktual di belanda), woordenschaat (vocabulary), conversation, dan lain-lain. Aku biasanya ikut kelas kosakata, percakapan, menyanyi, dan semacam kelas reportase (menulis ulang berita yang sudah dibacakan). Kadang aku dan beberapa teman bolos kelas hanya sekedar nongkrong di kamar atau belanja di pusat kota. Sarapan dimulai pukul 7 hingga 8, makan siang pukul 1 dan di sore hari untuk level pemula ada kelas tambahan sebelum mengikuti kelas umum di aula bersama-sama dengan seluruh siswa. Di kelas tambahan sore hari ini aku juga kadang bolos, kalau nggak di kelas ya suka ngantuk, karena topik yg nggak menarik, nggak mudeng, atau bosan. Waktu senggang dihabiskan dengan bersepeda keliling penginapan, pergi ke pusat kota, dan paling sering internetan hehehhe =))
breakfast time

dinner time



Cukup sekian yuaahh guyss untuk part ini.. besok akuhh lanjutin dengan cerita di kota-kota lainnya!

1 opmerking:

  1. aduuuh seneng bgt yg bisa ke Eropa :')
    itu di Belanda kan?
    bikin kepengen :D

    BeantwoordenVerwijderen