06 februari, 2013

Baluran National Park is [not] Africa van Java

hutan mangrove di Dermaga Bama
    Inget postinganku sebelum ini? Yap! Soal cerita 5 jam di Surabaya. Nah waktu itu kan aku ke Surabaya sebetulnya dalam rangka jalan-jalan bareng BPI ke Taman Nasional Baluran. Ini dia reportnya ;)
Perjalanan kami ke Baluran dilakukan bersama 11 orang dari beberapa kota berbeda. Rencana kami ini molor dikarenakan kendala yang terjadi saat perjalanan. Sebetulnya destinasi pertama yang ingin kami tuju adalah Kawah Ijen, yap! berangkat malam hari agar bisa lihat blue fire, tapi karena sudah molor beberapa jam maka destinasi kami tukar, Kawah ijen akan kami kunjungi hari berikutnya sedangkan Taman Nasional Baluran (TNB) kami dahulukan. Tadinya kami mau cabut dari meeting point yaitu, Surabaya, pada pukul 9 malam, namun karena molor akhirnya kami baru bisa cabut dari tkp pada pukul 23.30. Well, mobil travello yang cukup nyaman membuatku sukse tidur nyenyak hueehehehe...surga kecil di perjalanan! Kemudian aku nggak ingat deh apa yang terjadi malam itu :P
             TNB merupakan kawasan ekowisata yang memiliki lahan seluas hektar. Beberapa spesies yang bermukim disini antaralain, monyet, burung merak, rusa, banteng yang menjadi ikon Baluran, hingga leopard. Hampir seluruh tipe hutan ada disini, seperti hutan hujan tropis, hutan mangrove, hingga padang rumput savana yang menjadi ciri khasnya. Tak ketinggalan di perairannya juuga kaya akan terumbu karang dan ikan-ikan yang cantik.
Savana Bekol di musim penghujan..evergreen
tengkorak kerbau. eh kerbau apa banteng yah?
monyet here and there
          
            Sampai di TNB sekitar pukul 7 pagi. Setelah melapor dan membayar retribusi sebesar 2500 saja kami pun langsung berangcut! Jalanannya ngetril parah, alias belum halus dan nggak bisa ngebut karena mobil kami memang tidak disetting untuk jalanan off-road semacam ini. Alhasil memakan waktu lama dari pintu masuk sampai ke pondokan kami, yaitu di resort Bama, yaah sekitar 1,5 jam lamanya. Sesampainya di penginapan, kami langsung menuju cafetaria untuk makan pagi, disini banyak monyet yang berkeliaran guys, selain itu ada biawak dan merak yang sempat kami temui. Agenda kami yang pertama adalah berlayar menuju Pulau Banalan dan snorkeling di perairan Bama. Wuidiihh.. Pulaunya keren banget, begitu juga ini adalah pengalaman pertama saya menikmati terumbu karang dari perairan langsung. Jadi di kapal yang kami gunakan, lantainya berkaca sehingga kami bisa melihat terumbu karang yang hidup di bawah perairan. Harga sewa kapal adalah 350rb yang kami bagi dengan 10 orang, sedangkan sewa alat snorkel sebesar 30ribu per unit, sayangnya disini hanya tersedia 5 alat saja. Payahnya aku cuma bisa ngambang-ngambang doang -secara aku nggak bisa berenang cuma pake gogle aja- dan melongok ke dalam air buat ngeliatin terumbu karang.
Pulau Banalan
here we are inside the Pulau Banalan
itu di bawah ada terumbu karang yang unyu unyu :3
Pondokan kami yang menghadap ke Pantai Bama
Pelangi di dermaga Bama
       Sekitar pukul 1 siang kami sudah mentas alias berhenti berenang dan kembali ke darat. Usai membersihkan badan dan makan siang, aku dan beberapa teman mengunjungi dermaga Bama, disini kami melihat pelangi! Perfecto! Sayangnya saat itu hujan, dan kami tidak bisa trekking menyususuri savana Bekol. Namun ini terbayar saat kami akan pulang, kami sempatkan berfoto dengan latar belakang Gunung Baluran. Karena saat itu musim penghujan, maka bukan padang savana yang kami temui, padang rumput hijau gitu...jadi gagal afrika deh -___- tapi puasss dehhh!!! menjelang pulang, kami mampir ke dua menara pandang, yaitu di savana Bekol. Disini kita dapat melihat seluruh pemandangan di sekitar...kerenlah dan saat itu udaranya sejuk! Menjelang pukul 7 kami cabut dari Baluran untuk tancap ke gas ke Kawah Ijen!! byeee....
Pantai Bama
 Aku sih masih berminat mengunjungi Baluran...tentunya di saat musim panas! :))
Oiya, sayangnya kami tidak jadi bermalam disini, karena kita harus mengejar blue fire di Kawah Ijen (yang ternyata juga nggak ke kejar --''), padahal katanya kalau bermalam di Savana Bekol bisa melihat rusa-rusa berkeliaran di malam hari dan langit yang keren bet. huhuhuh mungkin lain kali yah :(

Geen opmerkingen:

Een reactie plaatsen