09 februari, 2013

Signor e Signora mangiano a Aglioo!*

* Tuan dan Nyonya makan di Aglioo!

Ciao a tutti! Come stai? Io? Sto bene =)

     Kali ini aku dan signor punya niatan makan enyaakk~ nyo nyo nyo...
Hooray, akhirnya kesampaian juga niatan kami buat makan di Aglioo! (baca: aliyo) =) Semenjak kami tergila-gila pada Italia, kami terobsesi buat nyobain segala hal berbau Italia..seperti makanannya! Yah, meskipun beberapa kali udah pernah nyobain pizza Italia, nonton Liga Italia, sampe' belajar bahasanya, kali ini -sebetulnya udah lama- pengen nyobain makan di Aglioo. Aglioo terletak di bilangan Prawirotaman, yaitu melting point para wisatawan asing yang sedang berwisata di Jogja. Disini memang berjejer restaurant, cafe, dan pub yang menyajikan masakan nusantara hingga menus Internasional, salah satunya ya Aglioo ini. Oh iya, disini kamu juga bisa menikmati wifi loh! :D
sumber
       Pizza Italia memiliki ciri khas tipis, crunchy di pinggirnya, dan biasanya masih dimasak dengan cara tradisional yaitu dengan tungku. Lihat saja di Nanamia dan Il Mondo, mereka masih pakai tungku juga lhoh! Termasuk di Aglioo! Inilah mengapa saya jauh lebih suka dengan Italian Pizza rather than American Pizza yang meskipun tebal dan enak juga, tapi menurutku taste of culture-nya dapet banget! Fyi: Pizza adalah roti asal Italia yang dulu di konsumsi oleh masyarakat miskin, bahkan dibuatnya pun dari bahan-bahan sisa bikin kue. Makanan ini dijual di pinggiran jalan Napoli, yang juga terkenal dengan tomatnya. Nah, dulu ini ada 3 komposisi yang melambangkan bendera Italia; tomat (merah), basil (hijau), dan keju (putih).  

Quattro stagioni
          Tempatnya cukup cozy, karena waktu itu nggak begitu rame dan homey gitu. Disini dapurnya terbuka dan ada pilihan tempat indoor atau outdoor, jelaslah kami lebih senang memilih outdoor. Pengunjungnya mayoritas bule saat itu, dan untuk standard harganya juga standard, bahkan tidak lebih mahal dari tempat sejenis meskipun disini adalah kawasan turis. Diambang pintu masuk telah disediakan menu. Ada pasta, lasagna, spaghetti, salad...namun jelas pilihan kami jatuh ke pizza. Setelah melihat pilihan pizza-nya, ada Aglioo pizza, Margerita, Pepperino (lada),  Formagio (keju), dll, akhirnya pilihan jatuh pada Quattro stagioni (38k) yang artinya 4 musim. Penasaran nih, kaya' apa rasanya pizza 4 musim, hehehe...untuk komposisinya ada tomat, paprika, onion, keju mozarela, dan jamur. seperti pada umumnya, pinggiran pizzanya garing dan rasanya enyaakkk, Buonissimo deh!! Ada juga pilihan pizza dengan komposisi beef atau tuna. Selain pizza, kami juga memesan bruschetta (16k- 5 slices), yaitu roti khas Italia yang formatnya seperti garlic bread tapi diberi topping saus tomat, keju mozarella, dan daun basil. Yummy juga nih yang ini! 

Bruschetta
      Nah,  untuk minumnya aku pesen jus lemon (10k) yang asemmmm bangetttt dan juga Aglioo tea (12k), teh yang beraroma mint, ada rasa sereh-nya, kata pacar rasa kemangi juga tuh alias ada daun basilnya...bisa pesen yang hot atau ice.
Lemon juice
Aglioo Tea (ice)
       Setelah pesanan datang, gileee ada 8 slice pizza yang disajikan. Kita sih pede bakal habis, ternyataaa....ini sungguh sangat mengenyangkan dan bikin kita teler. Ini pertama kalinya partner saya merasakan apa yang namanya kenyang! Yap dia ini perutnya punya banyak cacing yang harus dikasih makan, alias susah kenyang! Tapi kali ini doi berhasil saya buat KO alias sampe' nggak kuat menghabiskan bruschetta potongan terakhir hahahaha!!! Jadi, dengan harga segitu jelas worth it lahhh, mungkin karena berdua kali ya jadi kita kelihatan maruk banget hehehe....

Buon Appetito!
Arrivederci!!

Geen opmerkingen:

Een reactie plaatsen