10 mei, 2011

mengarang-ngarang puisi, mengasah intuisi

    cekidot yah, ada tugas mata kuliah Menulis Kreatif (dari nama makulnya aja udah males...dalam artian kreativitas itu nggak bisa diajarin bro, diberikan oleh Yang Kuasa begitu saja dan dengan asahan sendiri, keluarga, lingkungan, danp pengalaman) ya gitulah pokoknya. Tugas kesekian adalah membuat puisi. Aku paling males kalo udah bikin puisi, akrena ujung-ujungnya pasti ebrnuansa melow dan galau nggak jelas. But here we go, i'm gonna show you what i have done... *siapkan kresek hitam disampingmu, gejala mual dan muntah mungkin tidak dapat dihindari*


Juna

Kulihat matahari mulai menenggelamkan tubuhnya di ufuk barat
Tiba-tiba teringat aku akan sosokmu
Dirimu yang tidak setiap hari dapat kulihat
Ya, aku tau sejuta aktivitas membebani dirimu
            Kau bukanlah orang biasa
            Yang tidak bisa dipandang sebelah mata
            Mungkin ada yang tidak mengenalmu, tapi itu pasti tidak banyak
            Keahlian yang kamu miliki tidak banyak dimiliki pria lain
Aku yakin tiap wanita tak akan berkedip saat melihat kehadiranmu
Ya, melalui sebuah kotak hitam 14 inchi ini
Kulihat dirimu setiap akhir pekan
Bagaimana menyulap bahan mentah menjadi kudapan yang amboi
            Huh memang tidak mudah menjadi seorang chef
            Aku tau betapa sulitnya kau mendapatkan predikat itu
            Aku hanya bisa bermimpi, kelak saat aku membuka mataku dipagi hari
            Kulihat dirimu dengan sepiring nasi goreng dan mengucapkan
‘Selamat Pagi, Manis…’

Tantri Swastika
09/281888/sa/14686
Ilmu Sejarah


    Belum tau juga Juna itu siapa?? idih..kasian deh, pasti ga pernah punya waktu luang kalo lagi weekend..wkwkwk Dia itu salah satu juri di masterchef Indonesia, yang tayang tiap sabtu-minggu sore di tivi suasta yang udah melegenda karena tayangan infotemennya yang suka ngaco itu (taulaah...). Aku tau dia baru sabtu kemarin dari Nesti. ganteng beudh, idola ibu pkk dan gadis dharmawanita sampe pemuda karangtaruan lah (nggak yakin kalo yg terakhir). Jago masak pula kan *meski belum pernah liat demo masaknya, kerjaannya nyela melulu* Sebenernya nggak ngefans-fans banget, karena baru kenal kemarin, dapet nomer hape apalginomer rumahnya aja belum, gimana bisa pedekate ya kaaan??? hihihihii..nih saya kasih llihat batang hidungnya...

*eh salah



sangar yah itu tangannya pake di kasih mural segala, eh, itu tato ya? oh maaf -,-
gini nih siap membabi buta hati para wanita

 hati-hati ayang, main goloknya :")
beberapa kali ia galau, karena cintanya sempat saya tolak *abaikan*
hampir saja ia mau menggolok hatiku, dari pake pines, pisau, golok, dan yang terakhir linggis *abaikan lagi* akhirnya kegalauan ia salurkan pada seekor ikan bandeng tak bertuan :3 *terus abaikan*

1 opmerking: