14 februari, 2011

Short Trip in Bandung #1

hello Blog!
lagi-lagi saya harus kembali menuliskan Laporan Vakansi saya minggu ini, yep! Kali ini giliran kaki saya melangkah ke Bumi Sangkuriang, it's Bandung, it's Parijs van Java!
Awalnya seorang kakak angkatan, Mbak Eka, heboh ngajakin kita ke event Trademark yang digelar di Paris van Java, sekitar dua mingguan sebelum hari H. Naaah, malangnya 10 jam sebelum berangkat, dia batal ikutan karena terjadi sesuatu yang tidak diinginkan :( jadilah saya nekat berangkat bersama 3 orang lainnya, Aura, Tamy, dan Rico, cowoknya Tamy, pukul 20.20 via Kereta Ekonomi Kahuripan dari Stasiun Lempuyangan dengan harga tiket 24ribu. Kampretnya si Aura datang 7 menit sebelum kereta tiba, lucky her, kita nggak ninggalin dia :P Naaaah, kita langsung masuk gerbong restorasi alias gerbong makan, disini kita nambah 25ribu lagi biar dapat tempat duduk dan jatah sekali makan. Menu yang ditawarkan antara lain nasi rames, mie goreng dan rebus, nasi goreng, dan bakso. Tau lah kualitasnya kaya' gimana, anehnya waktu ditanya mau makan apa aku bilang nasi rames, dan saat malamnya aku minta agar makannya dianterin si petugasnya bilang," nasi ramesnya tinggal satu, sekarang yang ada tinggal mie rebus dan bakso," lhoh gimana sih ini? it's okay, aku bilang aja mie rebus sama seperti yang tadi dipesan Aura. Ada keanehan lagi, mie rebusku ada sawinya sedangkan punya aura tadi enggak. Well, kita berangkat dari stasiun ber-6, dua orang lainnya adalah Uthe dan Dewi, temennya Tamy yang mau pulang kampung. 
               Kereta lumayan on time, sampe Bandung pukul 5 pagi dan kita menunggu angkot sampai pada pukul setengah6 paginya. Setelah masuk angkot kita bingung nih bilang gimana ke supirnya, tempat yang kita tuju adalah Suropati Core, rumah Mbak Sasti, kakak angkatan yang telah berbaik hati mau menampung kami selama di perantauan. Ni kita sempet diakalin supir angkotnya deh, pasalnya dari awal si supir udah tau kalo kita ini orang pendatang, kita kan mau ke Suropati Core, dan si Aura cuma bilang "ke Suropati ya," Pas mau deketan si mamangnya nanya,"Suropati mana?Suropati itu panjang," saya bilang deh,"Core," dan setelah nanya ke Sasti bilangnya bukan "Core" tapi "kor" seperti kata "core" pada kata "hardcore" dalam bahasa Inggris, cape deh! Saat itu aku bilang ke Sasti via sms, berapa ongkos angkotnya, kata dia 2500 aja, udah kan pas dah nyampe kita bayar 10.000 buat 4 orang eh, si supir protes, mintanya 20.000 jadi seorang kena charge 5.000 -________________- dan kata Sasti per orang paling pol kena 2500 aja kalo dari stasiun, tapi emang lumayan jauh sih.
Nah, nyampe tempat Sasti kira-kira jam setengah 7 setelah istirahat sebentar pergilah kita melihat fasilitas kompleksnya yang kaya' real-estate begitu, seperti Casa Grande kalo di Jogja. 

                naah, taman bermain, kolam renang, dan gym ini berada di lantai dua, yang selanjutnya nyambung ke balkon-balkon para penghuni kompleks -______- that's really kewl!

Sekitar Jam 10.00 kita mulai capcus keliling Kota Bandung via angkot. Destinasi pertama adalah Gedung Sate, dilanjutkan Museum Pos dan Giro, selanjutnya Cihampelas Walk (Ciwalk), dan Paris van Java.
Gedung Sate
Museum Pos
Ciwalk
mampir makan batagor, disini 2000 rupiah aja dapet banyak
di Jogja???
Paris van Java
tepar di angkot
rincian biaya
tiket ekonomi Jgj-Bdg 24.000
tiket restorasi 25.000
#angkot 
stasiun - Suropati Core (rumah Sasti) 5.000 >> bisa lebih murah
Suropati - Gedung Sate   2.500
Gedung Sate - Ciwalk     2.000
3x angkot Ciwalk - PVJ  12.500
PVJ - rumah Sasti            5.000
#Jajan
Funtasy Lollipop   4.000x2 = 8.000
Batagor                       2.000
Kaos Bandung            20.000



1 opmerking:

  1. batagor deket ciwalk favorit saya, cuma 8ribu tapi ngenyangin ;)

    BeantwoordenVerwijderen