02 januari, 2013

Hari ke-2: Bakso Gebrag

     Hallo selamat Dua Januari :) Mungkin akhir-akhir ini saya akan terlihat lebih sering posting, bahkan sehari satu kali. Kenapa? Hal ini dikarenakan saya terlibat dalam proyek '30 Hari Bercerita' yang mewajibkan pesertanya untuk menulis atau bercerita setiap harinya selama satu bulan alias 30 hari. Nah di hari pertama yang seharusnya jatuh pada tanggal 1 kemarin, saya udah bolos nggak nulis nih, makanya sekarang saya harus menebusnya. Kali ini saya akan mengulas jalan-jalan kuliner saya bersama pacar di sebuah kedai bola daging alias Bakso yang bernama Bakso Gebrag.



     Bakso Gebrag ini berada persih di sebelah timur butik Monic yang berada di daerah utara Flamboyan, Gejayan. Hampir sama dengan Soto Gebrag, ciri khas disini kalau pesanan udah datang mejanya digebrag. Harganya sendiri variatif, range 10-15ribu. Jenis baksonya pun bermacam-macam, ada bakso tomat (bakso yang dimasukkan dalam tomat), bakso halus, bakso urat, dan bakso tahu (tahu yang didalamnya ada baksonya dan itu cabe doang isinya! huhahhh!). Aku pesen bakso komplit dan air putih aja. Untuk rasanya sih standard, bakso tahunya lumayan lah, daripada lunyinyir hehehe Minuman andalan disini ada es tomat dan ada juga buras yang ditawarkan untuk menemani baksonya. Burasnya seharga 1000 aja per kemasan *halah* Karena masih baru jadi pelayanannya cukup maksimal, setelah bayar pun saya ditanyai komentar soal service, hidangan, dan sarannya. Rate: 3/5


1 opmerking:

  1. Ternyata bakso ada juga yg di gebrak, setau gw hanya soto gebrak yg di jakarta.

    Makan jadi kurang nikmat karna kaget2 mulu hehehehe

    BeantwoordenVerwijderen